Label

Senin, 29 April 2013

Fitnah Wanita

Bismillah..

Tulisan ini bukan bermaksud memojokkan seorang wanita. Akan tetapi sekedar berbagi mengenai apa yang di sampaikan oleh kekasih kita Rosulullaah Shallallaahu 'alaihi wa sallam yaitu perihal Fitnah wanita. Terima atau tidak terima begitulah Rosulullah *Shallallaahu 'alaihi wa sallam menasehati ummatnya dari bahaya fitnah wanita.

Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam bersabda:

“Tidaklah aku tinggalkan setelahku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki laki (melainkan fitnah yang datang dari) wanita.” Dikeluarkan oleh Bukhari (9/5096); Muslim (4/2097), Ibnu Majah (3998) dan At-Tirmidzi (2780) dan dia berkata: “Hadits Hasan Shahih”

Jumat, 26 April 2013

Muallaf Yang Digelari Wahaby

Setelah saya masuk Islam, pastinya orang-orang mantan agama yang dulu saya anut, membenci saya. Tapi bagi saya hinaan, celaan, makian dari orang-orang yang dulu pernah dekat dengan saya, ditanggapi dengan senyuman, dan saya tetap berpegang teguh kepada keyakinan saya yang baru, dan ingin menjadi muslim yang sejati.

Menghadapi fitnah dari agama nasrani (mantan agama saya), tentunya saya mesti memperdalam Al Qur’an dan Sunnah, agar saya bisa membantah mereka hujah berdasarkan dalil yang shahih.

Ketika saya memperdalam Al Qur’an dan Hadist, untuk bekal ilmu berdakwah kepada orang-orang Nasrani, justru kendala dari umat islam sendiri, malah sering saya dihina, dicaci-maki, dilabeli gelar, seperti teroris, wahaby, sawah, salahfikir, dsb,,,

Okelah kalau begitu ...

Ketika saya mengorek-ngorek ritual kaum Nasrani tentang Selametan Kematian 1-7, 40, 100, setahun, saya bilang itu bukan ajaran yesus, itu ajaran Hindu
eh..justru malah saya diberi gelar kenduri WAHABY

Selasa, 23 April 2013

Biografi Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al Abbad al Badr -Haafidzahumallah-

Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam bersabda:

إن الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، إِنَّ اْلأَنْبِياَءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْناَرًا وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, Ad-Darimi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan dishohihkan Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam Shohihul Jami’ no. 6297)

Alhamdulillah sudah yang ketiga kalinya Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr hafidzohulloh seorang ulama Sunnah dari Madinah datang ke Indonesia dan mengisi Tabligh Akbar di Masjid Istiqlal Jakarta, dan yang telah diselenggarakan berjalan lancar. Dan semoga bisa menambah eratnya hubungan antara ulama dengan kaum muslimin di Indonesia.

Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr tentu tidak asing lagi bagi ikhwan wa akhwat fillah yang sering mendengarkan kajian live beliau di Radio Rodja 756AM setiap ahad & senin malam, dimana di sana beliau memberikan nasehat-nasehatnya yang berharga dan berinteraksi dengan kaum muslimin Indonesia melalui forum tanya jawab, semoga Alloh membalas beliau dan para penyelenggara dengan kebaikan.

Senin, 22 April 2013

Rekaman Kajian Syaikh Abdurrazzaaq bin Abdil-Muhsin al-Abbad al-Badr di Indonesia, April 2013

Berikut ini adalah rekaman kajian Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaaq bin Abdil-Muhsin al-Abbad al-Badr hafizhahumallahu ta’ala:


  1. Cinta Rosulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam
    Ahad, 21 April 2013, Masjid Istiqlal, Jakarta

Minggu, 21 April 2013

Keyakinan Tentang Nur Muhammad


Saya termasuk orang yang 'pernah' membaca dan meyakini bahwa Nabi Muhammad Shallallaahu'alaihi wa sallam adalah makhluq yang pertama kali diciptakan oleh Allah dan diciptakan dari cahaya Allah.

Namun benarkah demikian keyakinan tersebut..??? sekedar berbagi ilmu mengenai keyakinan tsb. dari artikel yang saya dapati berikut ini :

Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam… Beliau merupakan hamba Allah sekaligus utusan-Nya. Allah telah memilihnya sebagai hamba-Nya yang paling mulia dan sebagai pengemban risalah bagi seluruh jin dan manusia. Selain itu, Allah juga telah memuliakan beliau dengan beberapa keutamaan yang tidak dimiliki oleh makhluk selainnya.

Keyakinan Nur Muhammad

Di antara keyakinan tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang banyak tersebar di Indonesia, khususnya bagi mereka yang biasa bergelut dengan dunia ke-sufi-an, adalah keyakinan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di ciptakan dari cahaya Allah; dan seluruh alam semesta diciptakan dari cahayanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Benarkah pemahaman ini?

Barang siapa yang Mengenal Dirinya, Dia akan Mengenal Rabb-Nya

Kembali berbagi .. mengenai apa yang "pernah" saya baca dan yakini mengenai ungkapan (yang "katanya" hadits Nabi) berbunyi :

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ

“Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya.”

Ungkapan yang populer di kalangan kaum muslimin, mereka menganggapnya sebagai ucapan yang berasal dari Rasulullah , bahkan sering disampaikan oleh para penceramah dan dinukil oleh para penulis.

Padahal hadits ini adalah HADITS YANG PALSU, bahkan TIDAK MEMILIKI ASAL dan tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadits yang ada di tangan para ulama ahli hadits, sehingga mereka menghukuminya sebagai HADITS DUSTA YANG DIPALSUKAN ATAS NAMA RASULULLAH.

Kamis, 11 April 2013

Tumbal Seorang Gadis Cantik Jelita di Sungai Nil

Larung Sesaji Kepala Kerbau (gambar ilustrasi)
Ibnu Katsir -Raahimahullaah- dan ahli sejarah lainnya mengisahkan :

Sahabat Amer bin Al Ash atas perintah Khalifah 'Umar bin Katthab berhasil menundukkan negri Mesir dan mengislamkan penduduknya.

Namun tidak selang beberapa lama dari keislaman penduduk Negri Mesir, sahabat Amer bin al Ash dikejutkan oleh satu kejadian aneh.

Sungai Nil yang menjadi sumber penghidupan penduduk setempat, di setiap tahun sekali harus diberi tumbal. Bila tidak, maka sungai Nil akan berheni mengalir.

Rabu, 10 April 2013

Kalau Allah di “ATAS” berarti memerlukan tempat untuk bersemayam ..??

¤ Penanya:

Saya jadi bingung. Kalau Allah di “ATAS” berarti memerlukan tempat untuk bersemayam. Kalau memerlukan “TEMPAT”, berarti Allah “BERBENTUK”, sesuatu yang berbentuk berarti “BENDA”, kalau “BENDA” berarti tidak kekal.?

¤ Dijawab sbb. :
Allah tidak memerlukan tempat dan tidak diliputi oleh tempat. Allah tidak memerlukan makhluk-Nya sama sekali. Allah Mahakekal, selamanya, sebagaimana yang Allah beritakan.

اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). tidak mengantuk dan tidak tidur ….” (QS. Al-Baqarah: 255)

Jumat, 05 April 2013

Bait Sya’ir yang membuat Al-Imam Ahmad -rahimahullaah- menangis

Dikisahkan, ada seseorang yang mendatangi Al-Imam Ahmad dan bertanya kepada beliau, “Wahai Imam, bagaimana menurut anda mengenai sya’ir ini?“

Beliau menjawab, “Sya’ir apakah ini?” di mana orang tersebut membaca sya’ir berikut

إذا ما قال لي ربي اما استحييت تعصيني

Jika Rabb-ku berkata kepadaku, “Apakah engkau tidak malu bermaksiat kepada-Ku?”

Sya’ir Aqidah Muslim karya Syaikh Mula ‘Imran ‘Ali Al-’Imran rahimahullah

Berikut adalah sya’ir yang dibuat oleh Asy-Syaikh Mula ‘Imran -rahimahullaah- ulama pada abad ke-13 hijriyyah yang saya nukilkan dari kitab Manhaj Al-Firqotun Najiyah Wa Ath-Thoifah Al-Mansuroh karya Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu -rahimahullaah-

إن كان تابعُ أحمدٍ متوهّبا
فأنا المقِرُّ بأنني وهَّابي

Jika pengikut Ahmad (Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam) adalah Wahhabi
Maka ku akui bahwa diriku adalah Wahhabi

أنفي الشريك عن الإله فليسَ لي
ربٌّ سوى المتفردِ و الوهاب

Kutiadakan sekutu bagi Ilah, maka tidak ada (sesembahan) bagiku
Kecuali Rabb Yang Maha Esa lagi Maha Pemberi

Sya'ir Ibnul Qoyyim tentang Wanita Bidadari

Bait-bait ini diambil dari kitab Ibnul Qoyyim yang berjudul Al-Kaafiyah As-Syaafiyah, yang dikenal juga dengan Nuuniah Ibnil Qoyyim rahimahullah. Bait-bait sya’ir ini disebut dengan “Nuuniah” karena seluruh bait-bait sya’ir tersebut diakhiri dengan huruf nuun, sebagaimana nanti bisa dilihat oleh para pembaca yang budiman.

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

وَرَأَوْا عَلَى بُعْدٍ خِيَامًا مُشْرِفا ... تٍ مُشْرِقَاتِ النُّوْرِ وَالْبُرْهَانِ

Dan mereka (para lelaki penghuni surga) melihat dari kejauhan kemah kemah yang tinggi dan memancarkan cahaya dan petunjuk

فَتَيَمَّمُوْا تِلْكَ الْخِيَامَ فَآنَسُوْا ... فِيْهِنَّ أَقْمَارَا بِلاَ نُقْصَانِ

Merekapun menuju ke kemah-kemah tersebut maka mereka mendapati dalam kemah-kemah tersebut rembulan-rembulan yang sempurna tanpa kekurangan sedikitpun

مِنْ قَاصِرَاتِ الطَّرْفِ لاَ تَبْغَى سِوَى ... مَحْبُوْبِهَا مِنْ سَائِرِ الشُّبَّانِ

Para bidadari yang membatasi lirikan mata mereka, bidadari tidak menginginkan melainkan kekasihnya dari para pemuda yang ada

Senin, 01 April 2013

Larangan Berfikir Tentang Dzat Allah

Allah Subhaanahu wa ta'aala berfirman yang artinya,  

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.'" (Ali 'Imran: 191).

"Katakanlah, 'Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman.'" (Yunus: 101).

"Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, Maka celakalah orang-orang kafir itu Karena mereka akan masuk neraka." (Shaad: 27).

Makhluk yang pertama diciptakan Allah

 
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda (artinya):  
“Yang pertama kali Allah ciptakan adalah al-Qalam (pena), lalu Allah berfirman kepadanya: ‘Tulislah!’ Ia menjawab: ‘Wahai Rabb-ku apa yang harus aku tulis?’ Allah berfirman: ‘Tulislah taqdir segala sesuatu sampai terjadinya hari Kiamat.’”  
(HR. Abu Dawud [no. 4700], Shahih Abi Dawud [no. 3933], at-Tirmidzi [no. 2155, 3319], Ibnu Abi ‘Ashim dalam as-Sunnah [no. 102], al-Ajurry dalam asy-Syari’ah [no.180], Ahmad [V/317], Abu Dawud ath-Thayalisi [no. 577], dari Sahabat ‘Ubadah bin ash-Shamit Radhiyallahu ‘anhu, hadits ini shahih). (Silahkan lihat buku Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, tulisan Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas halaman 377).

Kamis, 28 Maret 2013

Laki-Laki Wajib Shalat Berjamaah di Masjid, Benarkah?

Pertanyaan:

Adakah dalil yang menyatakan bahwa lelaki wajib melaksanakan shalat fardhu berjamaah di mesjid, sementara bila dikerjakan di rumah tanpa uzur maka shalat fardhunya itu tidak sah?

Jawaban:

Perlu diketahui, para ulama sepakat bahwa menegakkan shalat lima waktu di mesjid termasuk ibadah teragung. Namun, mereka masih berselisih pendapat tentang hukumnya, apakah wajib atau tidak bagi lelaki.

Di antara pendapat tersebut ada pendapat yang mewajibkan lelaki melaksanakan shalat fardhu berjamaah di mesjid dan shalatnya tidak sah tanpa berjamaah di mesjid, kecuali ada uzur. Pendapat ini adalah pendapat sejumlah ulama, di antaranya adalah Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah -dalam salah satu pendapat beliau- dan Ibnul Qayyim. Ini juga pendapat yang dipilih mazhab zahiriyah dan dirajihkan oleh Ibnu Hazm.

Di antara dalil-dalil mereka adalah:

Rabu, 27 Maret 2013

Sufi atau Shûfiy, Kapan & Bagaimana Tahap Kemunculannya ?

PENDAHULUAN

Benarkah tasawuf merupakan ajaran Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam dan sudah muncul semenjak zaman Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam? Atau benarkah merupakan amaliyah para Sahabat radhiyallâhu 'anhum dan sudah muncul semenjak zaman mereka?

Jika memang demikian, tentu ada riwayatnya dan sudah tercatat dalam sejarah. Tentu pula istilah tasawuf dan sufi (menurut lidah dan ejaan bahasa Indonesia), atau tashawwuf dan shûfiy (menurut ejaan dan lidah bahasa Arab) tidak akan diperdebatkan oleh Ulama tentang akar kata kalimat tersebut.

Pada kenyataannya, tidak ada satupun riwayat shahîh yang menerangkan kalimat tersebut. Bahkan riwayat dha’îf pun tentang kalimat itu sulit dicari. Bahkan ditinjau dari sisi bahasa Arab pun, para Ulama berselisih pendapat tentang asal mula kata tersebut. Maka ini tentu menunjukkan bahwa kata sufi dan tasawuf tidak memiliki akar kata yang jelas dalam bahasa Arab.

Senin, 25 Maret 2013

Adab Berhubungan Intim, Agar Kenikmatannya Berpahala

Saudaraku, wahai para suami dan para istri, sesungguhnya jima’ (hubungan intim suami istri) adalah salah satu masalah penting yang mendapatkan perhatian dari Islam, dan Islam telah menetapkan kaidah-kaidah dan adab-adabnya, supaya tabiat manusia tidak seperti binatang yang tidak memiliki aturan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuliakan manusia di atas makhluk-makhluk yang Allah ciptakan, sebagaimana firman-Nya:
 
( وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً) (الاسراء:70)

”Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al-Israa’: 70)

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menanamkan pada setiap manusia hasrat biologis (seksual) dan Dia menjadikan untuk manusia cara yang syar’i untuk menuanaikan atau menyalurkan hasrat seksual tersebut, dan hal ini supaya tidak menimbulkan timbul kekacuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan kaidah-kaidah dan adab-adab dalam menyalurkan hasrat seksual tersebut (jima’), dan di antara adab-adab yang harus diperhatikan tersebut adalah sebagai berikut:

Biografi Ringkas Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah

Nama lengkap beliau adalah 'Abdurrahman bin Abil Hasan 'Ali bin Muhammad bin 'Ubaidillah al-Qurasyi. Kakeknya terkenal dengan sebutan Ibnul Jauzi (anak kelapa), karena kelapa yang ia miliki di Wasith, di mana di sana sama sekali tidak ada kelapa selain milik beliau.

Beliau lahir pada tahun 510 H. Ayahnya meninggal ketika beliau berumur tiga tahun, lalu beliau diasuh oleh bibinya (dari pihak ayah). Ketika beliau mulai tumbuh, bibinya membawa beliau kepada al-Hafizh Ibnu Nashir, lalu beliau belajar kepadanya dan menghasilkan ilmu dalam memberikan wejangan yang tidak dihasilkan oleh seorang pun selainnya, bahkan diceritakan bahwa sebagian majelisnya dihadiri oleh lebih dari 100.000 orang.

Ibnul Jauzi menulis buku 2.000 jilid dengan tulisan tangan beliau, 100.000 orang telah bertaubat dengan perantaraannya dan 20.000 orang masuk Islam dengan perantaraannya pula.

Rabu, 20 Maret 2013

Mengenal Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat serta salam atas Nabi kita Muhammad, keluarga dan seluruh para sahabat beliau.

Allah ta’ala berfirman :

“Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah, lalu kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya?” (QS. Ar-Radd : 41)
Atha’ -rahimahullah- berkata : “Makna ayat ini : “lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya”, adalah kematian para ulamanya”.

Senin, 18 Maret 2013

Fadhilah Surat Yasin

MUQADDIMAH

Kebanyakan kaum muslimin membiasakan membaca surat Yasin, baik pada malam Jum’at, ketika mengawali atau menutup majlis ta’lim, ketika ada atau setelah kematian dan pada acara-acara lain yang mereka anggap penting. Saking seringnya surat Yasin dijadikan bacaan di berbagai pertemuan dan kesempatan, sehingga mengesankan, Al-Qur’an itu hanyalah berisi surat Yasin saja. Dan kebanyakan orang membacanya memang karena tergiur oleh fadhilah atau keutamaan surat Yasin dari hadits-hadits yang banyak mereka dengar, atau menurut keterangan dari guru mereka.

Jumat, 15 Maret 2013

Dialog Iblis dengan Rosulullah tidak benar

Ramai Di internet Dan buku-Buku terjemahan hadits mengenai Dialog Iblis Dengan Rasulullah shallallahu Alaihi Wa Sallam :